Laman

10 Juni 2012

siraman rohani (babeh)

paginya begitu cerah, secerah hatiku kala itu... panasnya pipi memerah seakan masih dirasa;d, terketuk oleh sebuah siraman rohani sang ayah dipagi hari, dan yang membuat aku malu adalah ketika beliau menasehatiku mengenai perjalan rumah tangga kelak, dari hal kecil hingga hal yang belum pernah aku bahas sekalipun, banyak ilmu serta  hikmah yang kudapat hari itu. menaati semua ketentuan Allah adalah kewajiban semua umat dimuka bumi ini, termasuk aku;) dan wanita itu sungguh luar biasa, hanya dengan menaati suami (kelak) jaminannya masuk surga, tentunya setelah menaati aturan Allah. semoga kelak aku menjadi istri soleh yang mampu mendampingi suamiku apa adanya, tidak banyak bertanya untuk hal-hal yang bisa mencoret pahala taatku dan senanatiasa menjadi wanita penyabar, penyayang dan mempunyai rasa ikhlas untuk semua perbuatan suamiku, karena tugas istri hanya mengurus suami, anak serta keluarganya, berdoa untuk rumahtangganya, tidak ada hal yang lebih baik dari itu. semua yang menyangkut aku menjadi tanggung jawab suamiku kelak, dan semua hal yang dilakukan suamiku kelak akan dipertanggung jawabkan dihadapan sang khaliq;). sungguh bermanfaat siraman pagi itu, dari kata perkata yang beliau ucapkan aku merasa menjdi anak yng paling beruntung, merasa menjadi anak yang paling diperhatikan sang ayah, terimaksih i love u full babeh:*

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.