Laman

20 Desember 2012

kapan kah itu??

capek harus seperti ini terus, tapi jalan untuk mengakhiri semua ini ke jenjang yang lebih baik masih belum terlihat:(, tidak banyak yang aku harapkan dari orang yang bersamaku, bisa menjadi imam yang baik adalah modal utama setelah pekerjaan yang layak dia miliki. minimal untuk hal waktu dia paham betul its OK;). aku wanita yang kelak akan menjadi makmum pria, maka dari itu aku mau orang yang berada bersamaku bisa membimbing aku ke arah yang lebih baik, bisa menjadi contoh dan panutan keluarga kecilku kelak. apakah itu sebuah harapan yang terlalu muluk-muluk?? sepertinya tidak!!!

aku wanita yang selalu dinaungi oleh rasa cemas setiap saat, diberi banyak rasa takut serta was-was apabila semua tak sesuai dengan hati nurani. namun beberapa bulan bahkan tahun terakhir ini sepertinya semua mulai pudar:(, menyesal memang tapi mau bagaimana lagi sepertinya aku menikmati semua itu, walo kadang rasa bersalah selalu menghantui:D
dan salahnya lagi dia seakan tak pernah takut apa yang akan terjadi, padahal aku selalu merasa was-was takut semua tak bisa terkendali.

aku mau dia berubah, bukan untuk aku tapi untuk dia sendiri:D, tapi kapan yah dia bisa??
sampai waktu aku menunggu habis kah??? atau bahkan aku harus menerima dia apa adanya seperti sekarang ini, yang selalu lupa waktu?? aku sayang dia jauh diluar perkiraannya, tapi aku akan lebih sayang lagi jikalau dia mulai mencintai sang pemilik raga ini (*bantu dia ya Rabb menemukan jalan-Mu :o), jangan biarkan aku mencintai makhluk Mu melebihi kecintaanku terhadap-Mu, tapi kumohon bimbinglah kami kearah yang lebih baik:)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.